…

Lancar membaca tanpa harakat

Satu bacaan Al-Qur'an tampil tanpa harakat, dalam ejaan imla'i seperti di kitab. Baca dalam hati sampai selesai, lalu jawab tiga soal: dua tentang harakat akhir kata, satu tentang arti kata. Kecepatan baca dihitung bila ketiganya benar.

Ayat tampil utuh dan berurutan, tanpa harakat, hanya untuk latihan membaca. Pembahasan selalu menampilkan rupa mushaf berharakat. Untuk tilawah, gunakan mushaf berharakat.

Cara & adab

Cara

  1. Pilih tahap kosakata Anda. Bacaan diambil dari Antologi Qiraah, sehingga seluruh katanya sudah terbuka di tahap itu atau sebelumnya. Bacaan tahap Anda sendiri didahulukan.
  2. Pilih tingkat: 1 hanya menutup harakat akhir (tanda i'rab), sehingga Anda yang menentukan rafa', nashb, jarr, atau jazm. 2 membuang seluruh harakat.
  3. Baca bacaan itu dalam hati dengan tenang sampai selesai, lalu ketuk Selesai membaca. Waktu berhenti saat layar ditinggalkan.
  4. Jawab tiga soal. Soal harakat menampilkan potongan kalimat di sekitar kata yang disorot; pilih bentuk kata dengan harakat akhir yang benar. Tombol 1–4 di papan ketik ikut bekerja.
  5. Pembahasan menampilkan bacaan dalam rupa mushaf berharakat, terjemah Kemenag, dan baris al-I'rab al-Muyassar untuk kata yang diuji.
  6. Baca ulang bacaan ini mengukur bacaan kedua untuk melihat kemajuan Anda. Membaca ulang adalah cara paling terbukti membangun kelancaran.

Hasil & rekor

  • Kata per menit dihitung dari jumlah kata mushaf bacaan dibagi waktu baca. Angka ini hanya sah bila ketiga soal benar dan di bawah 400 kata/menit (lebih cepat dari itu berarti bacaan dilompati).
  • Rekor pribadi disimpan per tahap × tingkat, dari bacaan pertama saja (bukan baca ulang).
  • Anggota: rekor, riwayat 7 hari, dan daftar bacaan yang sudah dibaca tersimpan di akun. Tamu: rekor tidak disimpan.

Adab

  • Teks ayat tidak diacak dan tidak dipotong: bacaan tampil utuh dan berurutan. Harakat hanya disembunyikan untuk latihan membaca.
  • Pembahasan selalu menampilkan rupa mushaf berharakat (riwayat Hafsh). Untuk tilawah, gunakan mushaf berharakat.
  • Tanpa musik, tanpa bunyi, tanpa undian, tanpa papan peringkat.

Bacaan: Antologi Qiraah hamba.id (runtunan ayat yang terbuka per tahap). Teks tanpa harakat: Al-Qur'an ejaan imla'i (QUL), kata demi kata sejajar dengan mushaf. Kunci harakat akhir diambil dari mushaf dan hanya dipakai bila ejaan imla'i sepakat; soal ditashih beberapa pemeriksa Claude. Arti kata: kamus per kata hamba.id. Pembahasan: al-I'rab al-Muyassar dan terjemah Kemenag. Lihat dari mana teks ini berasal.