Sunan an-Nasa'i · 3301

No. 3353 versi Abu Ghuddah

Derajat
Memuat derajat…
Kitab
Pernikahanكتاب النكاح
Bab
Bab 67: Menikah dengan mahar sebutir biji emasباب التَّزْوِيجِ عَلَى نَوَاةٍ مِنْ ذَهَبٍ ‏.‏

Teks Arab

أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ شُعَيْبٍ ح و أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ تَمِيمٍ قَالَ سَمِعْتُ حَجَّاجًا يَقُولُ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا امْرَأَةٍ نُكِحَتْ عَلَى صَدَاقٍ أَوْ حِبَاءٍ أَوْ عِدَةٍ قَبْلَ عِصْمَةِ النِّكَاحِ فَهُوَ لَهَا وَمَا كَانَ بَعْدَ عِصْمَةِ النِّكَاحِ فَهُوَ لِمَنْ أُعْطَاهُ وَأَحَقُّ مَا أُكْرِمَ عَلَيْهِ الرَّجُلُ ابْنَتُهُ أَوْ أُخْتُهُ اللَّفْظُ لِعَبْدِ اللَّهِ.

Terjemah

Telah mengabarkan kepada kami Hilal bin al-Ala', ia berkata: telah menceritakan kepada kami Hajjaj: Ibnu Juraij berkata: telah menceritakan kepadaku Amr bin Syu'aib. Dan telah mengabarkan kepadaku Abdullah bin Muhammad bin Tamim, ia berkata: Aku mendengar Hajjaj berkata: Ibnu Juraij berkata, dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari Abdullah bin Amr: bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Wanita mana pun yang dinikahi dengan (kesepakatan) mahar, pemberian, atau janji sebelum terikatnya akad nikah, maka itu menjadi miliknya. Sedangkan apa yang terjadi setelah terikatnya akad nikah, maka itu milik orang yang diberi. Dan yang paling patut seorang lelaki dimuliakan karenanya adalah (karena) putrinya atau saudarinya." Lafal ini milik Abdullah.