Shahih Muslim · 3497

Penomoran Al-'Alamiyyah

Derajat
Kitab
Pemerintahanكتاب الإمارة
Bab
Bab 31: Penjelasan derajat-derajat yang Allah Ta'ala sediakan bagi mujahid di surgaباب بَيَانِ مَا أَعَدَّهُ اللَّهُ تَعَالَى لِلْمُجَاهِدِ فِي الْجَنَّةِ مِنَ الدَّرَجَاتِ ‏‏

Teks Arab

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ أَنَّهُ سَمِعَهُ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَامَ فِيهِمْ فَذَكَرَ لَهُمْ أَنَّ الْجِهَادَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْإِيمَانَ بِاللَّهِ أَفْضَلُ الْأَعْمَالِ فَقَامَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تُكَفَّرُ عَنِّي خَطَايَايَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ إِنْ قُتِلْتَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَأَنْتَ صَابِرٌ مُحْتَسِبٌ مُقْبِلٌ غَيْرُ مُدْبِرٍ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ قُلْتَ قَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَتُكَفَّرُ عَنِّي خَطَايَايَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ وَأَنْتَ صَابِرٌ مُحْتَسِبٌ مُقْبِلٌ غَيْرُ مُدْبِرٍ إِلَّا الدَّيْنَ فَإِنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام قَالَ لِي ذَلِكَ حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِمَعْنَى حَدِيثِ اللَّيْثِ و حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسٍ ح قَالَ وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَزِيدُ أَحَدُهُمَا عَلَى صَاحِبِهِ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ أَرَأَيْتَ إِنْ ضَرَبْتُ بِسَيْفِي بِمَعْنَى حَدِيثِ الْمَقْبُرِيِّ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id, telah menceritakan kepada kami Laits dari Sa'id bin Abu Sa'id, dari Abdullah bin Abu Qatadah, dari Abu Qatadah, bahwa ia mendengarnya menceritakan dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau berdiri di tengah mereka lalu menyebutkan kepada mereka bahwa jihad di jalan Allah dan iman kepada Allah adalah amal yang paling utama. Maka seorang lelaki berdiri dan berkata: "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku terbunuh di jalan Allah, apakah kesalahan-kesalahanku dihapuskan dariku?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: "Ya, jika engkau terbunuh di jalan Allah dalam keadaan sabar, mengharap pahala, maju ke depan dan tidak berbalik mundur." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bagaimana tadi engkau berkata?" Ia berkata: "Apa pendapatmu jika aku terbunuh di jalan Allah, apakah kesalahan-kesalahanku dihapuskan dariku?" Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ya, dan engkau dalam keadaan sabar, mengharap pahala, maju ke depan dan tidak berbalik mundur — kecuali utang; sebab Jibril 'alaihis salam mengatakan hal itu kepadaku." Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah dan Muhammad bin al-Mutsanna, keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun, telah mengabarkan kepada kami Yahya — yakni Ibnu Sa'id — dari Sa'id bin Abu Sa'id al-Maqburi, dari Abdullah bin Abu Qatadah, dari ayahnya, ia berkata: Seorang lelaki datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu berkata: "Apa pendapatmu jika aku terbunuh di jalan Allah…" — dengan makna hadis Laits. Dan telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Manshur, telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Amr bin Dinar, dari Muhammad bin Qais. Ia berkata: Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ajlan dari Muhammad bin Qais, dari Abdullah bin Abu Qatadah, dari ayahnya, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam — salah satu dari keduanya menambahkan atas yang lain — bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sementara beliau berada di atas mimbar, lalu berkata: "Apa pendapatmu jika aku menebas dengan pedangku…" — dengan makna hadis al-Maqburi.