- Derajat
- Memuat derajat…
- Kitab
- Talakكتاب الطلاق
- Bab
- Bab 8: Di mana wanita yang suaminya meninggal menjalani iddahباب أَيْنَ تَعْتَدُّ الْمُتَوَفَّى عَنْهَا زَوْجُهَا
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah, telah menceritakan kepada kami Abu Khalid al-Ahmar Sulaiman bin Hayyan, dari Sa'd bin Ishaq bin Ka'b bin Ujrah, dari Zainab binti Ka'b bin Ujrah — dan ia adalah istri Abu Sa'id al-Khudri — bahwa saudari (Abu Sa'id), al-Furai'ah binti Malik, berkata: Suamiku keluar mencari beberapa budaknya (yang melarikan diri), lalu ia menyusul mereka di tepi al-Qadum dan mereka membunuhnya. Maka datanglah kabar kematian suamiku sementara aku berada di sebuah rumah dari rumah-rumah kaum Anshar yang jauh dari rumah keluargaku. Maka aku mendatangi Nabi ﷺ dan berkata: "Wahai Rasulullah, telah datang kabar kematian suamiku sementara aku berada di rumah yang jauh dari rumah keluargaku dan rumah saudara-saudaraku. Ia tidak meninggalkan harta untuk menafkahiku, tidak pula harta yang aku warisi, dan tidak pula rumah yang ia miliki. Maka jika engkau berpandangan untuk mengizinkanku pindah ke rumah keluargaku dan rumah saudara-saudaraku, sungguh itu lebih aku sukai dan lebih menghimpun (kebaikan) bagiku dalam sebagian urusanku." Beliau bersabda: "Lakukanlah jika engkau mau." Ia berkata: Maka aku keluar dengan hati senang atas apa yang Allah tetapkan bagiku melalui lisan Rasulullah ﷺ. Hingga ketika aku berada di masjid — atau di sebagian kamar — beliau memanggilku dan bersabda: "Bagaimana tadi yang engkau sebutkan?" Ia berkata: Maka aku menceritakannya kepada beliau. Maka beliau bersabda: "Tinggallah di rumahmu, tempat datangnya kabar kematian suamimu, hingga ketetapan (idah) mencapai temponya." Ia berkata: Maka aku beridah di rumah itu selama empat bulan sepuluh hari.