- Derajat
- Kitab
- Adzanكتاب الأذان
- Bab
- Bab 155: Dzikir setelah shalatباب الذِّكْرِ بَعْدَ الصَّلاَةِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf, ia berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Abdul Malik bin Umair, dari Warrad juru tulis Al-Mughirah bin Syu'bah, ia berkata: Al-Mughirah bin Syu'bah mendiktekan kepadaku dalam sebuah surat kepada Mu'awiyah, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengucapkan setiap selesai shalat wajib: 'La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadir. Allahumma la mani'a lima a'thaita wa la mu'thiya lima mana'ta wa la yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu' (Tidak ada ilah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menahan apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau tahan, dan tidak bermanfaat kekayaan orang yang kaya di hadapan-Mu). Syu'bah meriwayatkan dari Abdul Malik bin Umair dengan hadits ini, dan dari Al-Hakam, dari Al-Qasim bin Mukhaimirah, dari Warrad dengan hadits ini. Al-Hasan berkata: Al-jaddu artinya kekayaan.