Shahih Bukhari · 5199

No. 5630 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Minumanكتاب الأشربة
Bab
Bab 25: Larangan bernapas di dalam bejanaباب النَّهْىِ عَنِ التَّنَفُّسِ، فِي الإِنَاءِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ وَإِذَا بَالَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَمْسَحْ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَإِذَا تَمَسَّحَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَمَسَّحْ بِيَمِينِهِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim, telah menceritakan kepada kami Syaiban, dari Yahya, dari Abdullah bin Abu Qatadah, dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Apabila salah seorang dari kalian minum, janganlah ia bernapas di dalam bejana. Apabila salah seorang dari kalian kencing, janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya. Dan apabila salah seorang dari kalian bersuci (istinja), janganlah ia melakukannya dengan tangan kanannya.'