Shahih Bukhari · 495

No. 526 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Waktu-waktu Shalatكتاب مواقيت الصلاة
Bab
Bab 4: Shalat adalah kaffaratباب الصَّلاَةُ كَفَّارَةٌ

Teks Arab

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ النَّهْدِيِّ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ أَنَّ رَجُلًا أَصَابَ مِنْ امْرَأَةٍ قُبْلَةً فَأَتَى النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { أَقِمْ الصَّلَاةَ طَرَفَيْ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنْ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ } فَقَالَ الرَّجُلُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلِي هَذَا قَالَ لِجَمِيعِ أُمَّتِي كُلِّهِمْ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai', dari Sulaiman At-Taimi, dari Abu Utsman An-Nahdi, dari Ibnu Mas'ud, bahwa seorang laki-laki mencium seorang perempuan (yang bukan istrinya). Maka ia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan mengabarkan hal itu kepada beliau. Maka Allah 'azza wa jalla menurunkan: {Dan dirikanlah shalat pada kedua ujung siang dan pada bagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan}. Maka laki-laki itu bertanya: 'Wahai Rasulullah, apakah ini untukku?' Beliau menjawab: 'Untuk seluruh umatku semuanya.'