- Derajat
- Kitab
- Pernikahan (Nikah)كتاب النكاح
- Bab
- Bab 88: Kufur terhadap pasangan hidupباب كُفْرَانِ الْعَشِيرِ
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, telah mengabarkan kepada kami Malik, dari Zaid bin Aslam, dari Atha' bin Yasar, dari Abdullah bin Abbas, bahwa ia berkata: Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat bersama orang-orang. Beliau berdiri lama sekitar (bacaan) surah Al-Baqarah, kemudian rukuk dengan rukuk yang panjang, lalu bangkit dan berdiri lama namun lebih pendek dari berdiri pertama, kemudian rukuk dengan rukuk yang panjang namun lebih pendek dari rukuk pertama, lalu sujud. Kemudian beliau berdiri lama namun lebih pendek dari berdiri pertama, lalu rukuk dengan rukuk yang panjang namun lebih pendek dari rukuk pertama, kemudian bangkit dan berdiri lama namun lebih pendek dari berdiri pertama, lalu rukuk dengan rukuk yang panjang namun lebih pendek dari rukuk pertama, kemudian bangkit lalu sujud, kemudian selesai; dan matahari telah tampak kembali. Maka beliau bersabda: 'Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kebesaran Allah; keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang maupun karena kelahirannya. Apabila kalian melihat hal itu, berzikirlah kepada Allah.' Mereka berkata: 'Wahai Rasulullah, kami melihatmu meraih sesuatu di tempat berdirimu ini, kemudian kami melihatmu mundur.' Beliau bersabda: 'Sesungguhnya aku melihat surga — atau diperlihatkan kepadaku surga — lalu aku meraih setangkai buah darinya; seandainya aku mengambilnya, niscaya kalian dapat memakannya selama dunia masih ada. Dan aku melihat neraka; aku belum pernah melihat pemandangan yang lebih mengerikan dari hari ini, dan aku melihat mayoritas penghuninya adalah kaum wanita.' Mereka bertanya: 'Mengapa demikian, wahai Rasulullah?' Beliau bersabda: 'Karena kekufuran mereka.' Ditanyakan: 'Apakah mereka kufur kepada Allah?' Beliau bersabda: 'Mereka mengingkari (kebaikan) suami dan mengingkari kebaikan. Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang dari mereka sepanjang masa, kemudian ia melihat sesuatu (yang tidak disukai) darimu, ia akan berkata: Aku belum pernah melihat kebaikan sedikit pun darimu.'