Shahih Bukhari · 452

No. 472 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Shalatكتاب الصلاة
Bab
Bab 84: Halaqah-halaqah dan duduk di masjidباب الْحِلَقِ وَالْجُلُوسِ فِي الْمَسْجِدِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ مَا تَرَى فِي صَلَاةِ اللَّيْلِ قَالَ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيَ الصُّبْحَ صَلَّى وَاحِدَةً فَأَوْتَرَتْ لَهُ مَا صَلَّى وَإِنَّهُ كَانَ يَقُولُ اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ وِتْرًا فَإِنَّ النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِهِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Musaddad, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Al-Mufadhdhal, telah menceritakan kepada kami Ubaidillah, dari Nafi', dari Abdullah bin Umar, ia berkata: Seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau berada di atas mimbar: 'Bagaimana pendapatmu tentang shalat malam?' Beliau menjawab: 'Dua rakaat dua rakaat. Apabila ia khawatir masuk waktu Subuh, hendaklah ia shalat satu rakaat sehingga menjadikan ganjil apa yang telah ia kerjakan.' Dan ia (Ibnu Umar) dahulu berkata: 'Jadikanlah akhir shalat kalian witir, karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkannya.'