- Derajat
- Kitab
- Berjuang di Jalan Allah (Jihad)كتاب الجهاد والسير
- Bab
- Bab 11: Firman Allah Ta'ala: "Tidakkah kalian menanti-nanti bagi kami kecuali salah satu dari dua kebaikan?"بَابُ قَوْلِ اللَّهِ تَعَالَى: {هَلْ تَرَبَّصُونَ بِنَا إِلاَّ إِحْدَى الْحُسْنَيَيْنِ}
Teks Arab
Terjemah
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Sa'id Al-Khuza'i, telah menceritakan kepada kami Abdul A'la, dari Humaid, ia berkata: Aku bertanya kepada Anas; dan telah menceritakan kepada kami Amr bin Zurarah, telah menceritakan kepada kami Ziyad, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Humaid Ath-Thawil, dari Anas radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Pamanku, Anas bin An-Nadhr, tidak ikut serta dalam perang Badar. Maka ia berkata: 'Wahai Rasulullah, aku tidak hadir pada peperangan pertama yang engkau lakukan melawan kaum musyrik. Sungguh jika Allah memperlihatkan aku pada peperangan melawan kaum musyrik, Allah pasti akan melihat apa yang aku perbuat.' Ketika terjadi perang Uhud dan kaum Muslimin terpukul mundur, ia berkata: 'Ya Allah, aku memohon maaf kepada-Mu dari apa yang diperbuat mereka' — yakni para sahabatnya — 'dan aku berlepas diri kepada-Mu dari apa yang diperbuat mereka' — yakni kaum musyrik. Kemudian ia maju, lalu Sa'd bin Mu'adz menyambutnya. Ia berkata: 'Hai Sa'd bin Mu'adz, surga! Demi Tuhan An-Nadhr, sungguh aku mencium aromanya dari balik Uhud.' Sa'd berkata: 'Wahai Rasulullah, aku tidak sanggup melakukan seperti yang ia lakukan.' Anas berkata: Maka kami menemukan pada tubuhnya lebih dari delapan puluh luka, berupa sabetan pedang, tusukan tombak, atau lesatan anak panah. Kami menemukannya telah terbunuh dan tubuhnya dicincang kaum musyrik, sehingga tidak seorang pun mengenalinya kecuali saudara perempuannya melalui jari-jarinya. Anas berkata: Kami memandang atau menduga bahwa ayat ini turun mengenai dirinya dan orang-orang yang seperti dia: {Di antara orang-orang mukmin ada lelaki-lelaki yang menepati apa yang mereka janjikan kepada Allah} sampai akhir ayat. Dan ia menyebutkan bahwa saudara perempuannya — yang bernama Ar-Rubayyi' — mematahkan gigi seri seorang wanita, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan qishash. Anas berkata: 'Wahai Rasulullah, demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, gigi serinya tidak akan dipatahkan.' Maka mereka rida dengan denda dan meninggalkan qishash. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah ada orang yang jika ia bersumpah atas nama Allah, niscaya Allah mengabulkannya.'