Shahih Bukhari · 1677

No. 1804 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Umrah (Haji Kecil)كتاب العمرة
Bab
Bab 19: Safar adalah sepotong dari azabباب السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنْ الْعَذَابِ يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَنَوْمَهُ فَإِذَا قَضَى نَهْمَتَهُ فَلْيُعَجِّلْ إِلَى أَهْلِهِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah, telah menceritakan kepada kami Malik, dari Sumayy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: 'Perjalanan itu sepotong dari azab; ia menghalangi salah seorang dari kalian dari makanannya, minumannya, dan tidurnya. Maka apabila ia telah menunaikan keperluannya, hendaklah ia segera kembali kepada keluarganya.'