Shahih Bukhari · 149

No. 153 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Wudhuكتاب الوضوء
Bab
Bab 18: Larangan beristinja dengan tangan kananباب النَّهْىِ عَنْ الاِسْتِنْجَاءِ، بِالْيَمِينِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ هُوَ الدَّسْتَوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا شَرِبَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَفَّسْ فِي الْإِنَاءِ وَإِذَا أَتَى الْخَلَاءَ فَلَا يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَلَا يَتَمَسَّحْ بِيَمِينِهِ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Fadhalah, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Hisyam -- yaitu Ad-Dastawa'i -- dari Yahya bin Abi Katsir, dari Abdullah bin Abi Qatadah, dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Apabila salah seorang dari kalian minum, janganlah ia bernapas di dalam bejana. Dan apabila ia mendatangi tempat buang hajat, janganlah ia menyentuh kemaluannya dengan tangan kanannya dan jangan pula beristinja dengan tangan kanannya.'