Shahih Bukhari · 141

No. 144 pada Fathul Bari

Derajat
Kitab
Wudhuكتاب الوضوء
Bab
Bab 11: Tidak menghadap kiblat ketika buang air besar atau kecil, kecuali di dekat bangunan, dinding, atau semisalnyaباب لاَ تُسْتَقْبَلُ الْقِبْلَةُ بِغَائِطٍ أَوْ بَوْلٍ إِلاَّ عِنْدَ الْبِنَاءِ جِدَارٍ أَوْ نَحْوِهِ

Teks Arab

حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ قَالَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ الْغَائِطَ فَلَا يَسْتَقْبِل الْقِبْلَةَ وَلَا يُوَلِّهَا ظَهْرَهُ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Adam, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Dzi'b, ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Az-Zuhri, dari Atha' bin Yazid Al-Laitsi, dari Abu Ayyub Al-Anshari, ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 'Apabila salah seorang dari kalian mendatangi tempat buang hajat, janganlah ia menghadap kiblat dan jangan pula membelakanginya. Menghadaplah ke timur atau ke barat.'