Musnad Ahmad · 19068

No. 19915 pada edisi ar-Risalah

Derajat
Memuat derajat…

Teks Arab

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ يَعْنِي ابْنَ يَحْيَى عَنْ قَتَادَةَ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ ﷺصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ ابْنِي مَاتَ فَمَا لِي مِنْ مِيرَاثِهِ قَالَ فَقَالَ لَكَ السُّدُسُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ لَكَ سُدُسٌ آخَرُ فَلَمَّا وَلَّى دَعَاهُ فَقَالَ إِنَّ السُّدُسَ الْآخَرَ طُعْمَةٌ.

Terjemah

Telah menceritakan kepada kami Yazid: Telah mengabarkan kepada kami Hammam — yakni Ibnu Yahya — dari Qatadah, dari al-Hasan, dari Imran bin Hushain, bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata, "Sesungguhnya anakku (cucuku) meninggal; maka apa bagianku dari warisannya?" Ia berkata: Maka beliau bersabda, "Bagimu seperenam." Maka ketika ia berpaling, beliau memanggilnya lalu bersabda, "Bagimu seperenam yang lain." Maka ketika ia berpaling, beliau memanggilnya lalu bersabda, "Sesungguhnya seperenam yang lain itu adalah (sekadar) pemberian makan (tambahan)."