# Kurikulum Induk Bahasa Arab Al-Qur'an & Hadis — dari Nol sampai Mahir **Versi 1.3 · disusun 12 Juni 2026, diperbarui 6 Juli 2026 · Dokumen induk Paket Kurikulum Qur'an Berjenjang v1.27** --- # Bab 1 — Visi, Tujuan, dan Prinsip Desain ## Visi Mengantarkan pelajar — dari yang belum mengenal huruf Arab — sampai **lancar membaca dan memahami Al-Qur'an dan hadis langsung dalam bahasanya**, melalui jalur yang terukur, dapat diterapkan lembaga pendidikan formal, dan tidak lekang oleh waktu. ## Mengapa kurikulum ini tidak lekang oleh waktu Tiga jangkar yang membuatnya awet: 1. **Teksnya abadi.** Materi inti dihitung dari teks Al-Qur'an (77 ribu kata) dan Kutub at-Tis'ah (4,1 juta kata) — teks yang tidak berubah. Frekuensi kata di dalamnya sama hari ini dan seratus tahun lagi. 2. **Datanya terbuka dan dapat direproduksi.** Semua daftar kata, frasa, ayat, pola, dan tonggak dihasilkan skrip yang disertakan (folder `skrip/`). Lembaga mana pun dapat memeriksa, memperbaiki, dan membangun ulang seluruh paket. 3. **Medianya bebas-vendor.** Anki adalah perangkat lunak bebas; kamus berbentuk satu file HTML offline; semua data berformat terbuka (xlsx, md, txt). Tidak ada langganan, server, atau aplikasi tertutup yang bila mati mematikan kurikulum. ## Tujuan akhir lulusan 1. Membaca mushaf dengan tartil dan tajwid dasar yang benar. 2. Memahami ±95% kata teks Al-Qur'an tanpa kamus (2.000 lemma inti + sharaf + nahwu). 3. Membaca dan memahami hadis Kutub at-Tis'ah dengan cakupan kosakata ±90%. 4. Memiliki bekal masuk ke kitab turats (fikih dasar, nahwu) dan — opsional — Arab modern (media). 5. Mampu belajar mandiri seumur hidup: memakai kamus, Anki, dan protokol i'rab lima langkah. ## Prinsip desain (ruh kurikulum) * **Frekuensi dulu, bukan urutan kitab.** 100 kata tersering = 57% teks Qur'an; 2.000 kata = 95%. Yang paling sering dipakai diajarkan paling awal — berlaku untuk kosakata, pola sharaf, dan struktur nahwu. * **Tonggak yang terasa.** Setiap jenjang ditutup dengan *ayat terbuka*: ayat yang seluruh katanya sudah dipelajari. Pelajar tidak menunggu bertahun-tahun untuk "bisa"; di Jenjang 1 saja sudah ada 69 ayat yang terbuka penuh. * **Mengenali sebelum memproduksi.** Target utama membaca-memahami, bukan mengarang/berbicara. Ini memangkas separuh beban belajar dan sesuai tujuan: memahami wahyu. * **Tiga lapis berjalan seiring.** Kosakata (apa kata ini), sharaf (kenapa bentuknya begini), nahwu (apa fungsinya di kalimat) naik bersama per jenjang — bukan kosakata 3 tahun lalu baru tata bahasa. * **Ulang-aktif setiap hari.** Mesin pengulangan berjarak (Anki, 15–20 menit/hari) menjadi "PR" tetap; jam tatap muka dipakai untuk hal yang tak bisa dilakukan aplikasi: tahsin, i'rab bersama, tadabbur. * **Kejujuran akademik.** Setiap angka punya sumber; setiap keterbatasan ditulis (Bab 10). Tidak ada klaim "30 hari mahir". --- # Bab 2 — Peta Sumber Daya Paket Kurikulum ini berdiri di atas komponen yang sudah tersedia dalam paket: | Lapisan | Komponen | File utama | |---|---|---| | Kosakata Qur'an | 4.817 lemma dalam 7 tahap + deck Anki 13.864 kartu | `Kurikulum_Quran_Berjenjang_v10.xlsx`, `..._Anki.apkg` | | Frasa & ayat | 9.047 frasa bertahap; 6.236 ayat bertanda "terbuka" | `frasa-...-BERTAHAP.xlsx`, `ayat-terbuka-per-tahap.xlsx` | | Sharaf | 27 pelajaran, 6 tahap (S1–S6), 254 kartu | `Modul-Sharaf-Berjenjang.md/.docx`, deck & xlsx | | **Nahwu (baru, v1.8)** | 30 pelajaran, 6 jenjang (N1–N6) | `Modul-Nahwu-Berjenjang.md/.docx` | | **Lapisan produktif tata bahasa (v1.24–1.25, takhassus opsional pasca-M6)** | Tashrif TL1–TL6 (*memproduksi* bentuk kata; 21 pelajaran + i'lal/ibdal/idgham) & I'rab IL1–IL6 (i'rab verbal penuh; 21 pelajaran + bab yang dipangkas modul nahwu) — pelengkap Sharaf/Nahwu yang *mengenali* | `Modul-Tashrif-Berjenjang.md/.docx`, `Modul-Irab-Berjenjang.md/.docx` + xlsx & deck Anki masing-masing | | Presisi makna | 139 kolokasi fi'il+harf terkurasi | `Kurikulum-Kolokasi-Fiil-Harf.xlsx`, deck | | Jembatan hadis | Formula isnad + delta kosakata H1–H4 (cakupan Bukhari 76%→84%; 9 kitab ±90%) | `Jembatan-Quran-Hadis-PILOT.xlsx`, deck, peta delta | | Jembatan kitab | Istilah fikih, nahwu, ilmu syar'i (187 kartu) | `Jembatan-Kitab-PILOT.xlsx`, deck | | Jembatan media (opsional) | 400 entri MSA | `Jembatan-Media-PILOT.xlsx`, deck | | Rujukan harian | Kamus offline 1 file (Qur'an + hadis + media) | `Kamus-Quran-Berjenjang.html` | | **Buku kerja siswa (v1.9–1.15)** | Lembar latihan tercetak per jenjang **M0–M7** (jalur wajib lengkap; M8 opsional dijalankan langsung dengan kitab nyata + deck Jembatan-Kitab) — seluruhnya digenerasi dari data + skrip | `Buku-Kerja-M0..M7.md/.docx` | | **Latihan kelancaran membaca (v1.18–1.20)** | Graded reader bertahap (Antologi Qiraah T1–T6), Reader Mushaf interaktif se-Qur'an (30 juz, gharib & i'rab inline), pelacak kecepatan & repeated-reading + protokol cetak | `Antologi-Qiraah-Berjenjang.html`, `Antologi-Qiraah-T1..T6.docx`, `Reader-Mushaf-Juz01..Juz30.html`, `Reader-Mushaf-Indeks.html`, `Pelacak-Kecepatan-Membaca.html`, `Protokol-Latihan-Kecepatan-Membaca.md/.docx` | | **Pendamping/kunci i'rab (v1.22)** | Kunci i'rab al-Muyassar 6.236 ayat (kata-per-kata) + alih-istilah Indonesia — penyemak Latihan I'rab 5 langkah (Buku Kerja M6) | `Pendamping-Irab.html` | | **Glosarium Gharib** | Pendamping baca kata sulit/langka (al-Muyassar fi al-Gharib & as-Seraj) untuk "5% sisa" kosakata | `Glosarium-Gharib.html` | | **Lini ibadah harian (v1.16)** | 50 teks shalat/dzikir/doa dibedah kata-per-kata (sisipan M0–M1) + deck | `Modul-Ibadah-Harian.md/.docx`, `Jembatan-Ibadah-Harian.xlsx`, `Jembatan-Ibadah-Anki.apkg` | | **Lini percakapan harian (v1.17, opsional)** | 12 ungkapan kesantunan + 52 kosakata harian, tanpa prasyarat | `Jembatan-Percakapan-Harian.xlsx`, `Jembatan-Percakapan-Anki.apkg` | | Bahan pengembangan | Matriks & kerangka 100 buku pelajaran bahasa Arab | *bahan internal penyusun — tidak disertakan dalam paket* | > **Catatan versi.** Dokumen induk ini disusun pada v1.8; baris bertanda versi di atas (v1.9 ke atas) adalah sumber daya yang lahir setelahnya dan telah menutup sebagian besar peta jalan Bab 10 — lihat status terbaru di sana. > **Angka cakupan = sheet Panduan.** Semua persen cakupan tahap (57/74/81/89/93/95%) dan tonggak ayat terbuka bersumber **tunggal** dari sheet `Panduan` di `Kurikulum_Quran_Berjenjang_v10.xlsx`. Angka yang muncul di dokumen lain adalah salinan rujukan — bila berbeda, **sheet Panduan yang berlaku**. Yang ditambahkan dokumen ini: **Tahap 0** (Bab 4), **struktur jenjang terpadu** (Bab 3), **capaian pembelajaran** (Bab 5), **model pembelajaran kelas** (Bab 6–7), **asesmen** (Bab 8), dan **panduan guru & lembaga** (Bab 9). --- # Bab 3 — Struktur Jenjang Kurikulum memakai **jenjang kompetensi** (مَرْحَلَة — marhalah), bukan kelas-usia, agar dapat dipetakan ke lembaga mana pun: madrasah, pesantren, sekolah Islam terpadu, program dewasa, atau belajar mandiri. Satu jenjang = satu paket kompetensi yang diuji, bukan satu satuan waktu. | Jenjang | Nama | Komponen | Tonggak terukur (dari data paket) | |---|---|---|---| | **M0** | Gerbang (Tahap 0) | Baca-tulis hijaiyah, harakat, tajwid dasar | Membaca 1 halaman mushaf ≤ 5 menit dengan salah < 5 | | **M1** | Pembuka | Kosakata T1 (±300 lemma inti) + Sharaf S1 + Nahwu N1 | 57% token Qur'an dikenal; **69 ayat terbuka**; i'rab fungsional kalimat sederhana | | **M2** | Penegak | Kosakata T2 + S2 + N2 | **464 ayat terbuka**; madhi-mudhari'-amr; inna/kana | | **M3** | Penjelajah | Kosakata T3 + S3 + N3 + mulai Kolokasi | **1.127 ayat terbuka**; turunan bentuk I; kalimat kompleks | | **M4** | Pembaca | Kosakata T4 + S4 + N4 + Kolokasi tuntas | **2.385 ayat terbuka** (⅓ Qur'an lebih); bentuk IV & II; manshubat | | **M5** | Penadabbur | Kosakata T5 + S5 + N5 | **3.221 ayat terbuka**; uslub Qur'ani; 88%+ token berpola dikenali | | **M6** | Paripurna Qur'an | Kosakata T6 + S6 + N6 | **3.926 ayat terbuka; ±95% token**; i'rab utuh mandiri | | **M7** | Ahli Hadis | Jembatan Qur'an→Hadis (P0, H1–H4) | ±84% Shahih Bukhari; ±90% token 9 kitab hadis | | **M8** | Pembuka Kitab (opsional) | Jembatan Kitab (fikih, nahwu, ilmu syar'i) + kitab nyata | Membaca Matan Taqrib / Ajurrumiyah dengan pendamping | | **M+** | Pengayaan (opsional, kapan saja setelah M3) | Jembatan Media; Kosakata T7; frasa jarang | Memahami berita/film Arab ±80% | Catatan struktur: * **M0 boleh dilewati** lewat tes penempatan (sudah lancar baca → langsung M1). Sebaliknya lembaga yang sudah punya program Iqra'/Tilawati/Qiroati/Ummi cukup memetakan lulusannya ke capaian M0 (Bab 4) — kurikulum ini tidak memaksa mengganti metode baca yang sudah jalan. * **M7 dapat dimulai setelah M4** bagi program yang ingin hadis lebih awal (cakupan masih ±76% sebelum jembatan — tetap layak dengan pendampingan); idealnya setelah M6. * Hafalan (tahfizh) **bukan** bagian kurikulum ini tetapi bersinergi kuat: ayat terbuka per jenjang adalah kandidat hafalan terbaik karena dipahami utuh (lihat Bab 9). * **Takhassus bahasa (opsional, pasca-M6):** bagi siswa/lembaga yang menargetkan kemahiran tata bahasa sebagai *disiplin ilmu* (bukan sekadar bekal membaca Qur'an — untuk itu S1–S6 & N1–N6 sudah memadai), tersedia jalur produktif: **`Modul-Tashrif-Berjenjang` (TL1–TL6)** dan **`Modul-Irab-Berjenjang` (IL1–IL6)**, dilanjutkan jalur kitab K0–K4 (`Roadmap-Nahwu-Mahir.md`). Kedudukannya setara M8: takhassus pilihan, berjalan paralel/pasca-M6, dan **tidak menjadi syarat kenaikan jenjang mana pun**. --- # Bab 4 — Tahap 0 (M0): Gerbang Baca-Tulis Tujuan: dari nol mutlak sampai **membaca teks Arab berharakat dengan lancar dan menulis sederhana**, dalam 8 unit. Estimasi: 30–40 pertemuan × 30–45 menit (anak) atau 12–20 pertemuan (remaja/dewasa). | Unit | Materi | Capaian unit | |---|---|---| | 0.1 | Pengenalan 28 huruf bentuk tunggal + makhraj kasar; vokal fathah | Melafalkan & mengenali semua huruf tunggal ber-fathah | | 0.2 | Tiga harakat (ــَ ــِ ــُ) pada semua huruf; huruf serupa dibedakan (ب ت ث · ج ح خ · د ذ · ر ز · س ش · ص ض · ط ظ · ع غ · ف ق) | Membaca suku kata KV apa pun | | 0.3 | Bentuk sambung huruf (awal–tengah–akhir); **menulis** namanya sendiri & kata pendek | Membaca/menulis kata 2–4 huruf bersambung | | 0.4 | Sukun & tasydid; tanwin (ــً ــٍ ــٌ) | Membaca kata seperti مِنْ، رَبٌّ، كِتَابًا | | 0.5 | Mad (ا و ي panjang; mad layyin); ta marbuthah; alif maqsura | Membaca كِتَاب، يَقُول، عَلَى، صَلَوٰة dengan panjang-pendek tepat | | 0.6 | Hamzah washal & ال (syamsiyah/qamariyah); ejaan khas mushaf (alif khanjariah ٱ ـٰ) | Membaca ٱلْحَمْدُ، ٱلرَّحْمَٰن، وَٱلَّذِينَ | | 0.7 | Tajwid fungsional minimum: nun sukun & tanwin (izhar–idgham–ikhfa–iqlab, cukup praktis), mim sukun, qalqalah, ghunnah, tanda waqf | Membaca dengan tajwid dasar yang benar atas bimbingan | | 0.8 | Kelancaran: drill Al-Fatihah + juz 30 awal; angka Arab; urutan alfabet (untuk kamus) | **Ujian M0**: baca 1 halaman mushaf ≤ 5 menit, salah < 5; tulis imla' 5 kata | Prinsip Tahap 0: * **Langsung memakai ejaan mushaf** (rasm Utsmani yang umum) sejak Unit 0.6 — supaya tidak ada "kaget mushaf" di kemudian hari. * **Kata contoh diambil dari kosakata Tahap 1** (ٱللَّه، رَبّ، كِتَٰب، قَالَ، يَوْم…) sehingga Tahap 0 diam-diam sudah menabung kosakata M1. * Tajwid di M0 hanya **fungsional minimum**; tahsin berkelanjutan berjalan terus di semua jenjang lewat sesi tilawah (Bab 6). Untuk sanad/tajwid mendalam, lembaga merujuk guru bersanad — di luar lingkup dokumen ini. * Untuk anak pra-baca-latin, gandakan durasi dan gunakan metode bergambar; untuk dewasa, Unit 0.1–0.3 bisa dirapatkan dalam 2–3 pertemuan. ## Sisipan M0–M1: Modul Ibadah Harian Sejak sebelum bisa membaca, siswa sudah hafal banyak teks Arab sebagai bunyi: bacaan shalat, dzikir, doa harian, adzan. **Modul Ibadah Harian** (v1.16) membedah 50 teks itu kata per kata — temuannya: ±59% kata teks ibadah adalah kosakata Tahap 1–2, sehingga modul ini menjadi "kenalan pertama" yang memotivasi, bukan beban baru (hafalan tambahannya hanya 48 kata, tersedia di deck Anki tersendiri). Pemakaian: di **M0** teks ibadah dipakai sebagai bahan latihan baca — karena bunyinya sudah hafal, membaca menjadi kegiatan mencocokkan, bukan menebak; di **M1** dibedah 3–4 teks per pekan, selalu setelah teks itu dipakai dalam ibadah sungguhan pada hari yang sama. Modul ini sisipan motivasi tanpa ujian jenjang. ⚠ Teks doa/dzikir modul ini ditulis dari pengetahuan penyusun — wajib diverifikasi ke kitab cetak (Hisnul Muslim, Al-Adzkar, kitab hadis sumber) sebelum dipakai resmi di lembaga. --- # Bab 5 — Capaian Pembelajaran per Jenjang Setiap jenjang memiliki empat ranah capaian. Rumusannya sengaja **terukur dengan alat yang ada di paket** (deck Anki, daftar ayat terbuka, modul). ## M1 — Pembuka * **Kosakata:** menguasai lemma Tahap 1 (kartu Anki sub-deck T1 matang ≥90%); mengenal frasa T1. * **Sharaf (S1):** membedakan akar & wazan; membaca madhi bentuk I termasuk akar lemah قَالَ/كَانَ. * **Nahwu (N1):** menunjukkan mubtada-khabar, fi'il-fa'il-maf'ul, jar-majrur, idhafah, na'at pada ayat sederhana. * **Tilawah-pemahaman:** membaca 50 dari 69 ayat terbuka T1 dan menerjemahkan lisan dengan benar. * **Ibadah harian (sisipan):** menerjemahkan lisan, kata demi kata, minimal 5 teks pilihan sendiri dari Modul Ibadah Harian. ## M2 — Penegak * Kosakata T2 matang; Sharaf S2 (mudhari', amr — termasuk قُلْ، ٱعْبُدُوا۟); Nahwu N2 (dhamir, isyarah-maushul, inna, kana, negasi, peta i'rab). * Tilawah-pemahaman: 100 ayat pilihan dari 464 ayat terbuka; hafal-paham Al-Fatihah & 5 surah pendek (i'rab fungsional). ## M3 — Penjelajah * Kosakata T3; Sharaf S3 (ism fa'il/maf'ul, masdar, pasif); Nahwu N3 ('athf, syarat, tanya, istitsna-qasr, nida, i'rab mudhari'); Kolokasi sub-deck Kontras dimulai. * Tilawah-pemahaman: membaca **runtunan ayat baru** (4–5 ayat beruntun yang terbuka penuh, mis. QS 71:1–5; belum pernah dibahas di kelas) dan memahaminya mandiri — inilah ujian khas M3. (Catatan data: belum ada surah yang terbuka *utuh* pada T≤3 — surah utuh pertama, Al-Kafirun, terbuka di T4.) ## M4 — Pembaca * Kosakata T4; Sharaf S4 (bentuk IV & II — lompatan terbesar: 88% token berpola); Nahwu N4 (manshubat, pasif, tawabi'); Kolokasi tuntas. * Tilawah-pemahaman: membaca juz 30 penuh dengan pemahaman; laporan baca 20 halaman mushaf dengan kamus; tonggak istimewa: **Al-Kafirun & An-Nasr** — surah-surah pertama yang terbuka utuh (T4–T5) — dibaca-paham tanpa bantuan. ## M5 — Penadabbur * Kosakata T5; Sharaf S5; Nahwu N5 (uslub: zhanna, la lin-nafyi, taqdim-hasr, mamnu' min sharf). * Tilawah-pemahaman: tadabbur tertulis 10 ayat (terjemah + penjelasan struktur + 1 faedah); mulai membaca tafsir ringkas berbahasa Indonesia dengan rujukan silang Arab. ## M6 — Paripurna Qur'an * Kosakata T6 (2.000 inti tuntas → ±95% token); Sharaf S6; Nahwu N6 (i'rab utuh, jumlah berkedudukan). * **Ujian akhir Qur'an:** (a) baca-pahami halaman mushaf acak; (b) i'rab fungsional 3 ayat acak dengan protokol 5 langkah; (c) terjemah lisan surah pendek acak juz 29–30. ## M7 — Ahli Hadis * Pelajaran 0 isnad (21 formula); H1–H4; nama perawi & tempat utama. * **Ujian:** membaca 10 hadis Bukhari acak (matan pendek): pisahkan sanad-matan, terjemahkan matan, kenali formula periwayatan. ## M8 — Pembuka Kitab (opsional) * Modul Fikih (70 istilah) / Nahwu kitab (64) / Ilmu Syar'i (54) sesuai pilihan takhassus; khatam 1 matan pendek (Taqrib/Ajurrumiyah) dengan pendamping. ## Takhassus Bahasa — Tashrif & I'rab produktif (opsional, pasca-M6) * **Kedudukan:** takhassus pilihan setara M8, untuk yang ingin *memproduksi* (tashrif penuh, i'rab verbal), bukan hanya mengenali. Bukan syarat jenjang mana pun. * **Bahan:** `Modul-Tashrif-Berjenjang` (TL1–TL6: mizan, tashrif istilahi & lughawi 14 dhamir, mazid II–X, musytaqqat, i'lal/ibdal/idgham) dan `Modul-Irab-Berjenjang` (IL1–IL6: mesin i'rab, marfu'at-manshubat-majrurat penuh, bab yang dipangkas modul nahwu, i'rab al-jumal, asalib) + xlsx & deck Anki masing-masing; kunci verifikasi: `Pendamping-Irab.html`. * **Capaian:** tashrif tertulis akar sehat & lemah tanpa tabel; i'rab verbal penuh ayat pendek dengan menyebut 'amil & tanda; lanjutan ke kitab nyata mengikuti jalur K0–K4 (`Roadmap-Nahwu-Mahir.md`). --- # Bab 6 — Model Pembelajaran & Alokasi Waktu ## Siklus harian pelajar (di mana pun jenjangnya) 1. **Anki 15–20 menit** (kosakata + sharaf + nahwu sesuai jenjang) — di rumah/asrama, terjadwal, dicek statistiknya oleh guru. 2. **Tilawah 10 menit** dengan target halaman — membunyikan apa yang dipelajari. 3. Catat 3 kata/struktur menarik → tanyakan/cari di `Kamus-Quran-Berjenjang.html`. ## Anatomi pertemuan kelas (40–45 menit), pola TASTE | Menit | Kegiatan | Isi | |---|---|---| | 5 | **T**ilawah pembuka | Ayat terbuka jenjang itu, koreksi tahsin | | 10 | **A**mati | Guru tampilkan 2–4 ayat contoh berisi struktur/pola target | | 10 | **S**impulkan | Kaidah ditarik bersama (induktif), baru diberi istilahnya | | 12 | **T**erapkan | Latihan: tandai struktur di ayat lain, i'rab fungsional, kuis lisan | | 5 | **E**ndapkan | Tadabbur singkat makna ayat + tugas Anki pekan itu | ## Tiga model penerapan kelembagaan | Model | Jam tatap muka | Perkiraan kecepatan | M0→M6 | |---|---|---|---| | **Sekolah/madrasah** (muatan lokal) | 2 JP/minggu + Anki harian | 1 jenjang ≈ 2 semester | ±6–7 tahun (pas MI kelas 1 → MTs/SMP) | | **Diniyah/TPA sore** | 4 pertemuan/minggu | 1 jenjang ≈ 1 semester–8 bulan | ±3,5–4,5 tahun | | **Intensif pesantren/dewasa** | 6–10 jam/minggu | 1 jenjang ≈ 2–3 bulan | ±1,5–2 tahun | Angka-angka kecepatan adalah **estimasi perencanaan, bukan janji** — belum diuji-cobakan lapangan (lihat Bab 10). Patokan bebannya pasti: 2.000 kartu kata inti + ±1.955 kartu frasa wajib (frekuensi ≥5) + 254 sharaf + materi nahwu; pada laju Anki 10 kartu baru/hari, kata inti selesai ±7 bulan efektif, bersama frasa wajib ±13 bulan — jenjang lain menyesuaikan. ## Diferensiasi * **Pelajar cepat:** buka sub-deck frasa opsional + Kosakata T7; jadi tutor sebaya (i'rab bersama). * **Pelajar tertinggal:** turunkan kartu baru/hari (5), fokus kosakata + tilawah; sharaf/nahwu cukup "mengenali" tanpa kuis; naik jenjang dengan ambang khusus yang disepakati. * **Kelas campuran:** Anki otomatis menyesuaikan per individu; jam kelas dipakai untuk aktivitas bertingkat (ayat target sama, kedalaman tugas berbeda). --- # Bab 7 — Metode Mengajar per Lapisan * **Kosakata:** jangan mengajar kosakata di kelas (boros waktu) — itu tugas Anki. Kelas hanya: (a) memperkenalkan 10–15 kata tersulit pekan itu dengan kisah/gerakan/konteks ayat, (b) menagih lewat permainan (tebak cepat, bingo ayat, sambung frasa). * **Sharaf:** satu pelajaran modul per 1–2 pertemuan; selalu dari contoh Qur'an nyata → tabel pola → kuis identifikasi ("kata ini dari akar apa, pola apa, arti tebakan?"). Tashrif dinyanyikan boleh, tapi ujungnya selalu identifikasi kata mushaf. * **Nahwu:** ikuti urutan modul (jangan loncat ke i'rab verbal lengkap); senjata utamanya **i'rab fungsional lisan**: "kata ini fungsinya apa? dari mana tahu?" Latihan tetap pada ayat terbuka jenjang itu agar kosakata tidak menghalangi. * **Tilawah & tajwid:** talaqqi tetap talaqqi — tidak tergantikan aplikasi. Gunakan ayat terbuka sebagai materi tahsin supaya satu kegiatan memberi dua hasil. * **Tadabbur:** porsi kecil tapi rutin di tiap pertemuan (langkah E) — inilah yang mengubah pelajaran bahasa menjadi pelajaran agama, dan penjaga motivasi terkuat. * **Hadis (M7):** mulai dari hadis pendek populer (Arba'in) yang token-nya sudah dikenal; bedah sanad cukup struktural (siapa dari siapa), bukan ilmu rijal. --- # Bab 8 — Asesmen dan Kenaikan Jenjang ## Empat alat asesmen 1. **Formatif harian — statistik Anki.** Guru memeriksa: jumlah review, persentase matang, kartu macet (lapses tinggi). Ini menggantikan PR dan kuis kecil. 2. **Kuis pekanan (10 menit).** 10 kata acak dari sub-deck aktif + 2 ayat terbuka untuk diterjemahkan lisan. 3. **Ujian kenaikan jenjang.** Selalu tiga bagian: (a) **kosakata sampling** — 40 kata acak dari tahap itu, lulus ≥80%; (b) **baca-pahami ayat baru** — 5 ayat terbuka yang *belum pernah dibahas di kelas*, terjemah + 5 pertanyaan struktur, lulus ≥70%; (c) **tilawah** — kelancaran & tajwid dasar, dinilai rubrik 4 tingkat. 4. **Portofolio tadabbur** (M4 ke atas): kumpulan tugas baca mandiri & tadabbur tertulis. ## Rubrik tilawah 4 tingkat (dipakai M0–M6) | Tingkat | Deskripsi | |---|---| | 4 — Mutqin | Lancar, tajwid dasar konsisten, waqf-ibtida' wajar | | 3 — Lancar | Kesalahan kecil < 3/halaman, terkoreksi sendiri | | 2 — Terbata | Terbaca semua tapi lambat; tajwid sering lepas | | 1 — Rintisan | Masih salah huruf/harakat; perlu remedi M0 | ## Prinsip asesmen * **Ayat baru, bukan hafalan soal.** Karena daftar ayat terbuka ribuan, ujian selalu bisa memakai ayat yang belum dibahas — yang diukur benar-benar kemampuan, bukan ingatan soal. * **Tidak ada gagal permanen** — yang ada *belum naik jenjang*; remedi tertarget pada bagian yang gagal saja. * Soal produksi (mengarang kalimat) **tidak dipakai** untuk kenaikan jenjang — sejalan dengan filosofi mengenali. --- ## Instrumen siap-pakai (berkas) Seluruh asesmen di bab ini tersedia sebagai berkas **siap-cetak yang digenerasi dari data**: `Instrumen-Guru.md/.docx` memuat tes penempatan, bank soal ujian kenaikan jenjang M1–M6 (kosakata sampling + baca-pahami ayat baru), lembar rubrik tilawah 4 tingkat, dan kunci jawaban. Variasikan paket soal dengan mengganti *seed* di `skrip/buat_instrumen_guru.py`. --- # Bab 9 — Panduan Guru dan Lembaga ## Persiapan guru (sekali di awal) 1. Pasang Anki (komputer/ponsel), impor semua `.apkg`; pelajari cara membaca statistik. 2. Simpan `Kamus-Quran-Berjenjang.html` di perangkat — rujukan tercepat saat siswa bertanya. 3. Baca modul Sharaf & Nahwu sampai jenjang yang diampu **plus satu jenjang di atasnya**. 4. Siapkan mushaf kelas yang seragam ejaannya (rasm Utsmani standar Madinah atau standar Indonesia — konsisten satu saja). 5. Cetak daftar ayat terbuka jenjang yang diampu dari `ayat-terbuka-per-tahap.xlsx` (filter kolom tahap). ## Yang harus dilakukan (do) * Jadikan statistik Anki dasar pembinaan individual mingguan. * Rayakan tonggak: khatam ayat terbuka tiap jenjang adalah hari istimewa (mis. "Tasyakur 464"). * Sinergikan dengan tahfizh: sarankan hafalan baru dari ayat yang sudah terbuka — hafalan jadi bermakna dan kuat. * Pakai bahasa Indonesia untuk menjelaskan; pakai Arab untuk dibaca. Sisipkan istilah Arab kelas (اِفْتَحُوا الكِتَابَ — *buka kitab*) secara bertahap sebagai bonus, bukan beban. ## Yang harus dihindari (don't) * **Jangan** memulai dari kitab nahwu klasik atau hafalan tashrif lengkap sebelum M3 — itu membalik urutan frekuensi dan membunuh motivasi. * **Jangan** menuntut i'rab verbal lengkap ("fi'il madhi mabni 'alal fath…") sebelum M6 — cukup i'rab fungsional. * **Jangan** menjadikan Anki satu-satunya pembelajaran — tanpa tilawah dan tadabbur, kurikulum kehilangan ruhnya. * **Jangan** melompati ujian jenjang demi menyamakan kelas — biarkan jenjang kompetensi bekerja. ## Kebutuhan minimum lembaga * Guru: hafal-paham minimal 1 jenjang di atas yang diampu; tidak disyaratkan sarjana bahasa Arab untuk M0–M3 (modul memandu), disarankan ahli untuk M5+. * Perangkat: 1 perangkat ber-Anki per siswa (ponsel keluarga memadai) **atau** mode tanpa-gawai: cetak kartu dari xlsx + sistem kotak Leitner — semua data tersedia di file. * Legalitas konten: perhatikan lisensi GPL (Quranic Arabic Corpus) & ODbL (Open Hadith Data) bila lembaga mendistribusikan ulang turunannya (lihat README). ## Penempatan siswa pindahan Tes penempatan = ujian kenaikan jenjang (Bab 8) yang dijalankan mundur dari jenjang dugaan: mulai dari M-dugaan; gagal → turun satu; lulus → coba satu di atasnya. --- # Bab 10 — Kejujuran, Batasan, dan Peta Jalan ## Batasan yang wajib diketahui pengadopsi 1. **Belum diuji lapangan.** Seluruh paket dibangun dari analisis korpus, bukan dari uji coba kelas. Angka kecepatan (Bab 6) adalah estimasi. Lembaga pengadopsi pertama sebaiknya memperlakukannya sebagai **pilot** dengan evaluasi per semester — dan masukannya menjadi revisi kurikulum. 2. **Terjemahan & contoh adalah hasil AI** yang ditinjau berlapis tetapi **belum oleh ahli bersertifikat** (bahasa, tafsir, sharaf, nahwu). Sebelum dicetak massal/dipublikasikan luas, tinjauan ahli adalah keharusan — terutama terjemah lemma tahap tinggi (diketahui ada yang salah di T7) dan istilah fikih. 3. **Modul nahwu berbasis empiris lebih kasar** daripada sharaf: urutan antar-konstruksi disusun dari frekuensi kata-operatif, bukan dari treebank sintaksis penuh (belum tersedia untuk seluruh Qur'an). 4. **Tajwid M0 adalah tajwid fungsional minimum**, bukan pengganti talaqqi bersanad. 5. **Lini media (M+) paling kasar** — sumber datanya tidak teranotasi; jadikan pengayaan, bukan tulang punggung. 6. Kurikulum ini mengajarkan **bahasa** Qur'an & hadis, bukan **hukum dan tafsirnya** — pemahaman mendalam tetap menuntut guru, tafsir, dan ilmu alat lanjutan. ## Tingkat keandalan per lini (ringkasan satu pandang) Tabel ini menyatukan apa yang selama ini tersebar di banyak catatan kaki: seberapa kuat dasar tiap lini, dan apa prasyaratnya sebelum dipakai resmi di lembaga. **Aturan emas:** makin ke bawah, makin perlu pendampingan ahli; jangan jadikan lini berkeandalan rendah sebagai tulang punggung asesmen. | Lini | Sumber & anotasi | Status terjemahan/derivasi | Keyakinan | Prasyarat sebelum dipakai resmi | |---|---|---|---|---| | **Qur'an — inti 2.000 lemma** | Teks Uthmani QPC-Hafs; morfologi teranotasi penuh (QAC v0.4); akar 2.000 inti **ditinjau manual** | Terjemahan AI ditinjau berlapis | **Tinggi** | Tinjauan ahli bahasa & tafsir sebelum cetak massal | | **Qur'an — Tahap 7 (lemma 2.001–4.817)** | Sama; morfologi teranotasi | Terjemahan AI; ada riwayat bug pergeseran (v1.17) & perapian bentuk (v10) | **Sedang** — lapisan paling rapuh di lini Qur'an | Tandai "perlu tinjauan"; **jangan** untuk asesmen kenaikan jenjang | | **Sharaf & Nahwu** | Urutan dari frekuensi token QAC | Contoh & kaidah AI; nahwu lebih kasar (tanpa treebank sintaksis penuh) | **Sedang–Tinggi** | Tinjauan ahli sharaf/nahwu | | **Ibadah harian** | Teks doa/dzikir; 40+ teks diverifikasi **verbatim** ke korpus Kutub at-Tis'ah berharakat (v1.16b) | Terjemahan & nomor hadis dari pengetahuan penyusun | **Sedang** | Verifikasi terjemah & sumber ke kitab cetak (Hisnul Muslim, Al-Adzkar) | | **Hadis (Jembatan Qur'an→Hadis, M7)** | Frekuensi batas-bawah (Open Hadith Data); klasifikasi AI; matan latihan M7 dari ingatan penyusun | Klasifikasi & terjemah AI | **Rendah–Sedang** | Verifikasi matan/sanad ke kitab cetak berharakat — **prasyarat rilis lini hadis** | | **Kitab (Jembatan Kitab)** | Istilah fikih/nahwu/ilmu syar'i; klasifikasi AI | AI | **Rendah–Sedang** | Tinjauan ahli istilah | | **Percakapan harian** | Kosakata MSA; kerabat Qur'ani dicatat | AI | **Rendah–Sedang** | Pengayaan, bukan tulang punggung | | **Media (M+)** | Sumber tak teranotasi; paling kasar | AI | **Rendah** | Pengayaan saja; **jangan** untuk asesmen | | **Gharib** | al-Muyassar fi al-Gharib & as-Seraj | Entri & harakat tinjauan AI; ±50% terjemah Indonesia | **Sedang** | Tinjauan ahli | | **I'rab (Pendamping)** | al-I'rab al-Muyassar dikutip **verbatim** (Arab) | Alih-istilah Indonesia **otomatis** (±⅔ token), bukan terjemah ahli | Arab **Tinggi** / Indonesia **Rendah** | Pakai untuk *memeriksa* latihan, bukan pengganti pemahaman | | **Kamus per-kata (wbw QUL)** | Glos komunitas QUL/QuranWBW dipetakan 1:1 ke token; sampling juz 30: 0 galat jelas/150 (v1.27) | Glos pihak ketiga + tinjauan AI | **Sedang** | Tinjauan ahli + kejelasan lisensi redistribusi (`Kebijakan-Lisensi.md`) sebelum dipakai resmi/asesmen | Catatan: "keyakinan" di sini soal **kesiapan dasar data**, bukan nilai pedagogis. Lini berkeandalan rendah (media, percakapan) tetap berharga sebagai pengayaan murah; ia hanya tidak boleh menanggung beban asesmen atau klaim ilmiah. ## Peta jalan pengembangan (status per 6 Juli 2026) > **Bagian ini adalah pemilik tunggal status pengembangan paket** (ditetapkan v1.26). Roadmap lain (`Roadmap-Kelancaran-Membaca`, `Roadmap-Nahwu-Mahir`) adalah peta jalur — status tiap butirnya dirujuk ke sini, tidak dipelihara ganda. Penambahan pasca-17 Juni (kamus per-kata QUL berstatus prototipe, reader satu-berkas, indeks paket, jalur K nahwu, modul Tashrif TL & I'rab IL — kini berkedudukan **takhassus opsional pasca-M6**, lihat Bab 2, 3 & 5) tercatat di README Riwayat 1.26–1.27 dan `Audit-Paket-Kurikulum-2.md`. **Sudah selesai sejak dokumen ini disusun (v1.8):** 3. **Buku kerja siswa per jenjang** — ✅ *sudah dibangun (v1.9–1.15)*: `Buku-Kerja-M0..M7.md/.docx`, jalur wajib M0–M7 lengkap, seluruhnya digenerasi dari data + skrip. (M8 opsional sengaja tanpa buku kerja — dijalankan langsung dengan kitab nyata + deck Jembatan-Kitab.) 5. **Antologi qiraah berjenjang** — ✅ *sudah dibangun (v1.18)*: `Antologi-Qiraah-Berjenjang.html` + `Antologi-Qiraah-T1..T6.docx` (disusun langsung dari `ayat-terbuka-per-tahap.xlsx`). 7. **Latihan kelancaran membaca** (Prioritas 1 Roadmap-Kelancaran) — ✅ *tuntas*: Reader Mushaf se-Qur'an (v1.19), Pelacak Kecepatan + protokol repeated-reading (v1.20). 8. **Pendamping/kunci i'rab & gharib inline** — ✅ *sudah dibangun (v1.22)*: `Pendamping-Irab.html` menjadi kunci Latihan I'rab 5 langkah; gharib & i'rab tertanam inline di Reader Mushaf. 9. **Instrumen guru siap-cetak** — ✅ *sudah dibangun (v1.23)*: `Instrumen-Guru.md/.docx` (tes penempatan, bank soal M1–M6, rubrik tilawah, kunci jawaban) digenerasi dari data via `skrip/buat_instrumen_guru.py`. 12. **Pelacak kemajuan pribadi (P3-a Roadmap-Kelancaran)** — ✅ *sudah dibangun (v1.32)*: `Pelacak-Kemajuan-Belajar.html` (peta jenjang M0–M8, ceklis pekan buku kerja, log Anki + grafik, impor kode progres Antologi/Pelacak-Kecepatan, cadangan JSON). Dengan ini seluruh butir P1–P3 roadmap kelancaran tuntas. **Masih terbuka (berurutan prioritas):** 1. **Tinjauan ahli** atas terjemahan inti 2.000 lemma + modul sharaf/nahwu (prioritas tertinggi, prasyarat publikasi luas) — **instrumen tahap 1 siap (v1.30: `Paket-Tinjauan-Ahli-1.xlsx` + surat pengantar — 100 kata T1, 80 frasa T1, 50 teks ibadah); pelaksanaan — belum** (menunggu peninjau; tahap berikutnya: sisa inti 2.000, modul sharaf/nahwu). 2. **Uji coba terkendali** 1–2 kelas (M0–M1) satu semester; ukur: retensi Anki, hasil ujian jenjang, motivasi; revisi v2 — **protokol & instrumen siap (v1.28: `Protokol-Pilot-M0-M1.md/.docx`); pelaksanaan — belum** (menunggu kelompok peserta & guru non-penyusun). 4. **Lapisan balaghah ringkas** (pasca-M6) — bahan baku tersedia pada matriks topik balaghah (*bahan internal penyusun, tidak disertakan dalam paket*) — **belum**. 6. **Dimensi audio/simak** (talaqqi/shadowing terukur) — ✅ *tuntas (v1.31)*: tombol Simak per-ayat + mode shadowing di Reader Mushaf, ▶ Simak per-runtunan di Antologi (4 qari, audio dialirkan dari everyayah.com saat diputar — bebas-vendor), + `Protokol-Simak-Shadowing.md/.docx`. 10. **Kebijakan lisensi** GPL/ODbL yang tegas untuk lembaga pengadopsi sebelum distribusi ulang — ✅ *tuntas (v1.27)*: `Kebijakan-Lisensi.md` (inventaris lisensi per sumber, panduan boleh/wajib/jangan; **4 verifikasi hukum masih terbuka** — izin Kemenag, ketentuan QPC, lisensi final wbw QuranWBW, telaah kombinasi GPL+CC). 11. Integrasi digital (aplikasi/web) — opsional; kurikulum harus tetap hidup tanpa itu (prinsip bebas-vendor). ## Pernyataan penutup Dokumen ini dan seluruh paketnya disusun oleh Omar dibantu AI (Claude, Anthropic), di atas data terbuka Quranic Arabic Corpus dan Open Hadith Data. Ia diniatkan sebagai wakaf pengetahuan: silakan diperiksa, dikritik, diperbaiki, dan diamalkan. وَمَا تَوْفِيقِى إِلَّا بِٱللَّهِ — *dan tidak ada taufik bagiku kecuali dengan (pertolongan) Allah* (QS 11:88).